Sinar X Ditemukan

Pada tanggal 8 November 1895, ahli fisika Wilhelm Conrad Röntgen (1845-1923) menjadi orang pertama untuk mengamati X-ray, kemajuan ilmu pengetahuan yang signifikan yang pada akhirnya akan menguntungkan berbagai bidang, hampir semua obat-obatan, dengan membuat yang tidak tampak terlihat. Penemuan Rontgen terjadi secara tidak sengaja di Wurzburg, Jerman, laboratorium, di mana ia menguji apakah sinar katoda bisa menembus kaca ketika ia melihat suatu cahaya datang dari dekat layar dilapisi secara kimiawi. Dia dijuluki sebagai sinar cahaya ini yang menyebabkan sinar-X karena diketahui mereka alam. 

X-sinar gelombang energi elektromagnetik yang bertindak mirip dengan cahaya sinar, tapi pada panjang gelombang sekitar 1.000 kali lebih pendek daripada cahaya. Rontgen melakukan serangkaian percobaan untuk lebih memahami penemuannya. Dia belajar bahwa sinar-X dapat menembus daging manusia tetapi tidak tinggi kerapatan zat-zat seperti tulang atau memimpin dan karenanya bisa difoto. 

Penemuan Rontgen adalah label keajaiban medis dan sinar-X segera menjadi alat diagnostik yang penting dalam kedokteran, memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam tubuh manusia untuk pertama kalinya tanpa operasi. Pada tahun 1897, sinar-X pertama kali digunakan pada medan perang militer, selama Perang Balkan, untuk menemukan peluru dan patah tulang di dalam pasien. 

Ilmuwan cepat menyadari manfaat dari sinar-X, tetapi lambat untuk memahami efek berbahaya dari radiasi. Pada awalnya, diyakini X-ray melewati daging sebagai sebagai cahaya tak berbahaya. Namun, dalam beberapa tahun, para peneliti mulai melaporkan kasus luka bakar dan kerusakan kulit setelah terkena sinar-X, dan pada tahun 1904, Thomas Edison asisten, Clarence bermain-main, yang telah bekerja secara ekstensif dengan X-ray, meninggal karena kanker kulit. Lengah kematian disebabkan beberapa ilmuwan untuk mulai mengambil risiko radiasi lebih serius, tetapi mereka masih belum sepenuhnya dipahami. Selama tahun 1930-an, 40-an dan 50-an, pada kenyataannya, banyak toko sepatu Amerika fitur fluoroscopes pas sepatu yang digunakan sinar-X untuk memungkinkan pelanggan untuk melihat tulang-tulang di kaki mereka, tetapi tidak sampai tahun 1950-an bahwa praktek ini bertekad untuk menjadi berisiko. 

Wilhelm Rontgen menerima berbagai penghargaan untuk karyanya, termasuk yang pertama Nobel dalam Fisika pada tahun 1901, namun ia tetap rendah hati dan tidak pernah mencoba paten penemuannya. Saat ini, teknologi sinar-X secara luas digunakan di kedokteran, analisis bahan dan peralatan seperti pemindai keamanan bandara

Salahudin Al Ayubi “Singa Padang Pasir”

 

Salahudin Al Ayubi atau sering juga di sebut sebagai “Saladin” di dunia barat, merupakan panglima perang Muslim yang dikagumi kepiawaian berperang serta keshalihannya baik kepada kawan dan lawan-lawannya. Keberanian dan kepahlawanannya tercatat sejarah di kancah perang salib.

Juli 1192 sepasukan muslim dalam perang salib menyerang tenda-tenda pasukan salib diluar benteng kota Jaffa, termasuk didalamnya ada tenda Raja Inggris, Richard I. Raja Richard pun menyongsong serangan pasukan muslim dengan berjalan kaki bersama para prajuritnya. Perbandingan pasukan muslim dengan Kristen adalah 4:1. Salahudin Al Ayubi yang melihat Richard dalam kondisi seperti itu berkata kepada saudaranya : ” Bagaimana mungkin seorang raja berjalan kaki bersama prajuritnya? Pergilah ambil kuda arab ini dan berikan kepadanya, seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di tempat ini dengan berjalan kaki “. Fragmen diatas dicatat sebagai salah satu karakter yang pemurah dari Salahudin, bahkan kepada musuhnya sekalipun. Walalupun sedang diatas angin tetap berlaku adil dan menghormati lawan-lawannya.

Sejarah Hidup Salahudin

Salahudin lahir disebuah kastil di Takreet tepi sungai Tigris (daerah Irak) tahun 1137 Masehi atau 532 Hijriyah. Bernama asli Salah al-Din Yusuf bin Ayub. Ayahnya Najm ad-Din masih keturunan suku Kurdi dan menjadi pengelola kastil itu. Setelah kelahiran Salahudin keluarga Najm-ad-Din bertolak ke Mosul, akibat ada konflik didalam kastil. Di Mosul , keluarga Najm bertemu dan membantu Zangi, seorang penguasa arab yang mencoba menyatukan daerah-daerah muslim yang terpecah menjadi beberapa kerajaan seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo, Tripoli, Horns, Yarussalem, Damaskus.

Zangi berhasil menguasai Suriah selanjutnya Zangi bersiap untuk menghadapi serbuan tentara Salib dari Eropa yang telah mulai memasuki Palestina. Zangi bersama saudaranya; Nuruddin menjadi mentor bagi Salahudin kecil yang mulai tumbuh berkembang dalam lingkungan keluarga ksatria. Dari kecil sudah mulai terlihat karakter kuat Salahudin yang rendah hati, santu serta penuh belas kasih. Zangi meninggal digantikan Nuruddin. Paman Salahudin, Shirkuh kemudian ditunjuk untuk menaklukan Mesir yang saat itu sedang dikuasai dinasti Fatimiyah. Setelah penyerangan kelima kali, tahun 1189 Mesir dapat dikuasai. Shirkuh kemudian meninggal. Selanjutnya Salahudin diangkat oleh Nuruddin menjadi pengganti Shirkuh.

Salahudin yang masih muda dan dinggap “hijau” ternyata mampu melakukan mobilisasi dan reorganisasi pasukan dan perekonomian di Mesir, terutama untuk menghadapi kemungkinan serbuan balatentara Salib. Berkali-kali serangan pasukan Salib ke Mesir dapat Salahudin patahkan. Akan tetapi keberhasilan Salahudin dalam memimpin mesir mengakibatkan Nuruddin merasa khawatir tersaingi. Akibatnya hubungan mereka memburuk. Tahun 1175 Nuruddin mengirimkan pasukan untuk menaklukan Mesir. Tetapi Nuruddin meninggal saat armadanya sedang dalam perjalanan. Akhirnya penyerangan dibatalkan. Tampuk kekuasaan diserahkan kepada putranya yang masih sangat muda. Salahudin berangkat ke Damaskus untuk mengucapkan bela sungkawa. Kedatangannya banyak disambut dan dielu-elukan. Salahudin yang santun berniat untuk menyerahkan kekuasaan kepada raja yang baru dan masih belia ini. Pada tahun itu juga raja muda ini sakit dan meninggal. Posisinya digantikan oleh Salahudin yang diangkat menjadi pemimpin kekhalifahan Suriah dan Mesir.

Salahudin dan Perang Salib

Saat Salahudin berkuasa, perang salib sedang berjalan dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Salahudin dengan Raja Yerussalem dari pasukan Salib, Guy de Lusignan.

Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh Reginald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini dibantai termasuk saudara perempuan Salahudin. Insiden ini menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan Yerussalem. Maret 1187 setelah bulan suci Ramadhan, Salahudin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimin bergerak menaklukan benteng-benteng pasukan Salib. Puncak kegemilangan Salahudin terjadi di Perang Hattin.

Perang Hattin terjadi di bulan Juli yang kering. Pasukan muslim dengan jumlah 25000 orang mengepung tentara salib didaerah Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri atas 12000 orang pasukan berkuda (kavaleri) sisanya adalah pasukan jalan kaki (infanteri). Kavaleri pasukan muslim menunggangi kuda yaman yang gesit dengan pakaian dari katun ringan (kazaghand) untuk meminimalisir panas terik di padang pasir. Mereka terorganisir dengan baik, berkomunikasi dengan bahasa arab. Pasukan dibagi menjadi beberapa skuadron kecil dengan menggunakan taktik hit and run.


Pasukan salib terdiri atas tiga bagian. Bagian depan pasukan adalah pasukan Hospitaler, bagian tengah adalah batalyon kerajaan yang dipimpin Guy de Lusignan yang juga membawa Salib besar sebagai lambang kerajaan. Bagian belakang adalah pasukan ordo Knight Templar yang dipimpin Balian dari Ibelin. Bahasa yang mereka gunakan bercampur antara bahasa Inggris, Perancis dan beberapa bahasa eropa lainnya. Seperti umumnya tentara Eropa mereka menggunakan baju zirah dari besi yang berat, yang sebetulnya tidak cocok digunakan di perang padang pasir.

Salahudin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya pasukan muslimin membakar rumput kering disekeliling pasukan Salib yang sudah sangat kepanasan dan kehausan. Besok paginya Salahudin membagikan anak panah tambahan pada pasukan kavalerinya untuk membabat habis kuda tunggangan musuh. Tanpa kuda dan payah kepanasan, pasukan salib menjadi jauh berkurang kekuatannya. Saat peperangan berlangsung dengan kondisi suhu yang panas hampir semua pasukan salib tewas. Raja Yerussalem Guy de Lusignan berhasil ditawan sedangkan Reginald de Chattilon yang pernah membantai khalifah kaum muslimin langsung dipancung. Kepada Raja Guy, Salahudin memperlakukan dengan baik dan dibebaskan dengan tebusan beberapa tahun kemudian.

Menuju Yerussalem

Dari Hattin, Salahudin bergerak menuju kota-kota Acre, Beirut dan Sidon untuk dibebaskan. Selanjutnya Salahudin bergerak menuju Yerussalem. Dalam pembebasan kota-kota ataupun benteng Salahudin selalu mengutamakan jalur diplomasi dan penyerahan daripada langsung melakukan penyerbuan militer. Pasukan Salahudin mengepung Kota Yerussalem , pasukan salib di Yerussalem dipimpin oleh Balian dari Obelin. Empat hari kemudian Salahudin menerima penawaran menyerah dari Balian. Yerussalem diserahkan ketangan kaum muslimin. Salahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan Yahudi. Fragmen ini di abadikan dalam film “Kingdom Of Heaven” besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Salahudin memasuki kota Yerussalem

Di Yerussalem, Salahudin kembali menampilkan kebijakan dan sikap yang adil sebagai pemimpin yang shalih. Mesjid Al-Aqsa dan Mesjid Umar bin Khattab dibersihkan tetapi untuk Gereja Makam Suci tetap dibuka serta umat Kristiani diberikan kebebasan untuk beribadah didalamnya. Salahudin berkata :” Muslim yang baik harus memuliakan tempat ibadah agama lain”. Sangat kontras dengan yang dilakukan para pasukan Salib di awal penaklukan kota Yerussalem (awal perang salib), sejarah mencatat kota Yerussalem digenangi darah dan mayat dari penduduk muslimin yang dibantai. Sikap Salahudin yang pemaaf dan murah hati disertai ketegasan adalah contoh kebaikan bagi seluruh alam yang diperintahkan ajaran Islam.

Salahudin Al-Ayubi tidak tinggal di istana megah. Ia justru tinggal di mesjid kecil bernama Al-Khanagah di Dolorossa. Ruangan yang dimilikinya luasnya hanya bisa menampung kurang dari 6 orang.Walaupun sebagai raja besar dan pemenang perang, Salahudin sangat menjunjung tinggi kesederhanaan dan menjauhi kemewahan serta korupsi.

Salahudin berhasil mempertahankan Yerussalem dari serangan musuh besarnya Richard The Lion Heart, Raja Inggris. Richard menyerang dan mengepung Yerussalem Desember 1191 dan Juli 1192. Namun penyerangan-penyerangannya dapat digagalkan oleh Salahudin. Kepada musuhnya pun Salahudin berlaku penuh murah hati. Saat Richard sakit dan terluka, Salahudin menghentikan pertempuran serta mengirimkan hadiah serta tim pengobatan kepada Richard. Richard pun kembali ke Inggris tanpa berhasil mengalahkan Salahudin.

Sepanjang sejarah Yerussalem sebagai kota suci bagi tiga agama, sejak ditaklukan Salahudin, Yerussalem belum pernah jatuh ketangan pihak lain. Baru setelah Perang Dunia I, Yerussalem jatuh ketangan Inggris yang kemudian diserahkan ke tangan Israel.

Semasa hidupnya Salahudin lebih banyak tinggal di barak militer bersama para prajuritnya dibandingkan hidup dalam lingkungan istana. Salahudin wafat 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazah sempat terkaget-kaget karena ternyata Salahudin tidak memiliki harta. Ia hanya memiliki selembar kain kafan yang selalu di bawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham nasirian (mata uang Suriah waktu itu).

Sampai sekarang Salahudin Al-Ayubi tetap dikenang sebagai pahlawan besar yang penuh sikap murah hati.

Sumber :


Benda Prasejarah dari Aluminium AIUD




Sebuah Oopart (Out Of Place ARTifact / Artifak yang tidak pada tempatnya) adalah suatu istilah yang diberikan pada lusinan benda prasejarah yang ditemukan pada berbagai tempat di seluruh dunia dengan tingkat teknologi yang sepenuhnya berbeda dengan penentuan usianya bila didasarkan secara fisik, kimia dan atau dengan petunjuk geologisnya.


Artifak yang tidak pada tempatnya itu seringkali membuat frustasi para ilmuwan konvensional dan merupakan sesuatu yang menarik antusias bagi para penyelidik petualang dan individu-individu yang tertarik pada teori alternatif.


Pada 1974, hanya satu mil lebih dari kota Aiud di Rumania, sekelompok pekerja sedang menyelesaikan sebuah pekerjaan penggalian di pinggiran Sungai Mures. Selagi menggali, mereka terantuk pada suatu fosil – yaitu sebuah artifak logam yang misterius.


Sebagai tambahan dari temuan fosil tulang-tulang Mastodon dalam penggalian itu, para pekerja membongkar sebuah balok aluminium berbentuk baji yang terpendam 35 kaki di bawah lapisan tanah. Balok logam berbentuk baji ini tampaknya pernah difabrikasi, karena ia tidak menyerupai tulang binatang atau suatu bentuk geologis.


Balok aneh itu telah disumbangkan ke Musium Sejarah Transylvania, tetapi walaupun ini merupakan suatu temuan yang tidak umum, tetapi penyelidikan yang mendalam terhadap benda itu belum pernah dilakukan selama 20 tahun lamanya.


Begitulah saat editor dari sebuah majalah UFO Rumania menemukan artifak itu di suatu gudang musium pada 1995. Baji logam itu beratnya kira-kira 5 pon dan ukurannya kira-kira 8,25 x 5 x 2,75 inchi.


Artifak itu telah dianalisa secara kimiawi di dua laboratorium untuk menentukan komposisinya, salah satu laboratorium itu ada di Institut Arkeologi Cluj-Napoca dan yang lainnya di Lausanne, Switzerland.


Kedua fasilitas tersebut menghasilkan kesimpulan yang sama: Benda itu telah ditetapkan, utamanya terkomposisi dari aluminium (89 persen) bersamaan dengan 11 logam lain dengan proprosi tertentu dan kecil.


Para ilmuwan agak sedikit terkejut karena aluminiumnya sudah dalam keadaan murni yang tidak dapat ditemukan di alam, dan teknologi yang diperlukan untuk menghasilkan tingkat kemurnian seperti itu hanya dapat dilakukan umat manusia sejak pertengahan abad ke-19.


Lapisan oksida tipis pada permukaan luarnya yang secara merata menutupi balok aluminium membantu menentukan usia dari benda itu yang berkisar 400 tahun.


Namun lapisan geologi di mana benda itu ditemukan menunjukkan bahwa benda itu sudah ada selama sekitar 20.000 tahun sebelum berlangsungnya era Pleistocene (dari 1,64 juta sampai sekitar 10.000 tahun lalu, termasuk zaman es dan munculnya manusia).


Dalam kaitannya dengan komposisi kimianya dan bentuknya yang dengan jelas telah difabrikasi, beberapa hipotesis mengenai asal usul yang sebenarnya telah muncul.


Sementara itu para ilmuwan sangat mempercayainya sebagai bagian dari sebuah alat buatan manusia (alat apa sebenarnya belum dapat ditetapkan), para ilmuwan lainnya menyatakan bahwa benda peninggalan aluminium itu mungkin telah berfungsi sebagai sebuah komponen dari sebuah pesawat antariksa pada zaman dahulu.


Seorang insinyur ilmu penerbangan memeriksa benda itu serta membandingkan balok Aiud itu dengan sebuah tempat penyangga dari sebuah modul penyelidikan antariksa dengan versi yang lebih kecil, seperti modul bulan atau kaki dari satelit Viking.


Menurut hipotesis ini, benda itu sepertinya sebuah bagian dari sebuah pesawat antariksa dari luar bumi yang mungkin telah mendarat di sungai setelah mengalami pendaratan darurat.


Jadi apakah asal-usul sebenarnya dari balok Aiud itu? Apakah itu hanya sebuah bagian dari peralatan yang difabrikasi oleh masyarakat kuno yang memiliki pengolahan untuk menghasilkan alumunium yang sangat murni pada saat ratusan atau bahkan ribuan tahun lebih awal dibandingkan dengan umat manusia lainnya?


Atau itu milik dari sebuah pesawat antariksa kuno, seperti yang dipercaya sebagian orang? Dan apakah pesawat ini dirancang oleh manusia ataukah itu berasal dari alien?


Tak peduli yang manapun, analisa-analisa itu, kedua-duanya dari bagian luarnya yang teroksidasi ataupun dari lapisan geologisnya telah gagal untuk menjelaskan secara cukup jelas bagaimana sesuatu yang berasal dari teknologi maju seperti itu dapat berada pada suatu zaman yang sangat jauh lampau seperti itu.


Sumber : http://www.indowebster.web.id/

Pernah tidur rasanya seperti ditindih setan? Ini penjelasannya!


Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.

Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali,biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Sleep Paralysis
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.



Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur
Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.

Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara:
- Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.
- Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.
- Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
- Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.
- Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
- Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.
- Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.
- Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.
- Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
- Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.
- Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.


Sumber :

10 Bencana dengan Korban Terbanyak

1. Banjir Sungai Kuning - 1931, Cina (meninggal: 1 juta - 4 juta orang)

Banjir Sungai Kuning (Huang He flood) merupakan bencana alam terbesar yang pernah tercatat dengan paling banyak memakan korban meninggal dunia dari abad 20. Perkiraan jumlah orang tewas dalam banjir 1931 berkisar dari 1 sampai 4 juta orang. Kematian yang disebabkan oleh banjir yang dimaksud termasuk didalamnya korban karena tenggelam, penyakit,kelaparan, dan kekeringan. Sungai tersebut sering disebut "China's sorrow" karena jutaan orang telah terbunuh oleh banjir.


2. Banjir Sungai Kuning - 1887, Cina (meninggal: 900.000 - 2 juta)

Sungai Kuning (Huang He) di China banyak wilayah yang rawan banjir, karena luas bentangan tanah datar yang sebagian besar di sekelilingnya. Tahun 1887 Sungai Kuning banjir dan menghancurkan daerah ini, antara 900.000 - 2 juta orang meninggal dunia. Ini merupakan salah satu bencana alam yang paling banyak memakan korban yang pernah tercatat. Pada 1887, dasar laut naik, bersamaan dengan hujan deras, menyebabkan banjir besar. Gara2 dataran rendah di dekat kawasan, banjir menyebar dengan cepat di seluruh Cina Utara, yang meliputi perkiraan 50.000 mil persegi, daerah pertanian, permukiman dan pusat komersial. Setelah banjir, dua juta orang kehilangan tempat tinggal.

3.Badai siklon Bhola - 1970, Bangladesh (meninggal: 500.000 - 1 juta) 

Badai siklon yang memukul Pakistan Timur (sekarang Bangladesh) pada 12 November 1970 adalah badai siklon dengan kematian terbanyak yang pernah terjadi, dan salah satu bencana alam paling mematikan di masa modern. Pemerintah Pakistan yang telah dikritik hebat untuk penanganan operasi bantuan setelah badai, baik oleh para pemimpin politik lokal di Pakistan Timur dan di media internasional. Badai yang intensif makin parah setelah joinan ama topan badai pada 11 November, dan mulai berbelok ke arah timur laut karena mendekati kepala teluk. Kecepatan angin yang berhembus sekitar 185 km/jam.


4. Gempa bumi Shaanxi - 1556, Cina (meninggal: 830.000)

tahun 1556 gempa bumi Shaanxi atau gempa Hua County adalah gempa bumi terbanyak memakan korban yang pernah tercatat, membunuh sekitar 830.000 orang. Hal ini terjadi pada pagi 23 Januari 1556 di Shaanxi, Cina. Lebih dari 97 negara yang terpengaruh. 520 mil luas kawasan telah hancur dan di beberapa negara, enam puluh persen penduduk terbunuh. Sebagian besar rumah penduduk di daerah Yaodong, gua di tebing, banyak yang runtuh selama terjadinya bencana, dan penghuninya tewas. Berdasarkan data geologi, besarnya gempa berkisar 8 scala righter merupakan gempa bumi yang paling mematikan dan bencana alam mematikan nomor 5 dalam sejarah. Terus terjadi gempa susulan yang terjadi beberapa kali dalam sebulan selama setengah tahun.

5. Badai siklon India - 1839, India (meninggal: 300.000 +) 

Pada tahun 1839, gelombang air pasang besar disebabkan oleh Siklon, puluhan pelabuhan di kota Coringa yang tidak seluruhnya dibangun kembali; 20.000 kapal di teluk yang hancur dan 300.000 orang meninggal. Ini bukan pertama kalinya malapetaka besar terjadi di Coringa: 1789 terjadi tiga gelombang yang disebabkan oleh topan yang hancurkan kota pelabuhan di muara sungai Ganges. Banyak kapal yang karam dan diperkirakan 20.000 orang tenggelam.


6.Banjir Kaifeng - 1642, Cina [meninggal: 300.000] 

Kaifeng, sebuah kota di provinsi Henan timur di RRC, yang terletak di sepanjang selatan dari Sungai Kuning, mengalami banjir di 1642. Kira-kira setengah dari 600.000 penduduk Kaifeng tewas karena banjir dan bencana kelaparan dan sampar, membuatnya menjadi salah satu penyebab kematian terbesar dalam sejarah. Banjir ini menjadi bencana alam besar karena peran serta sungai Huang he.

7. Gempa Bumi Tangshan - 1976, Cina (meninggal: 242.000)

Gempa bumi Tangshan merupakan salah satu yang gempa bumi terbesar pada zaman modern, dalam hal kematian terbanyak. Dari pusat gempa bumi yang berada di dekat Tangshan di Hebei, Cina, sebuah kota industri dengan sekitar satu juta penduduk. Gempa bumi dipagi hari, di 03:42:53.8 waktu setempat (1976 27 Juli 19:42:53.8 UTC), dan berlangsung selama sekitar 15 detik. Pemerintah Cina mencatat kekuatannya gempa sekitar 7,8 pada skala Richter, meskipun beberapa sumber daftar mencatat 8,2 SR. Itu adalah gempa pertama dalam sejarah modern. 


8. Kegagalan bendungan Banqiao - 1975, Cina (meninggal: 231.000)

Bendungan Banqiao dirancang untuk menahan banjir (306 mm (12 inci) curah hujan per hari). Pada bulan Agustus tahun 1975, terjadi banjir, turun lebih dari jatah satu tahun curah hujan dalam 24 jam, kondisi cuaca yang gagal untuk diprediksi. Gerbang pintu air tidak mampu menangani luapan air, 64 buah dam gagal menahannya. Ketika bendungan akhirnya jebol, itu disebabkan gelombang besar, 10 kilometer luasnya, dengan tinggi 3 - 7 meter, bergerak ke dataran di bawah secepat 50 km/jam. Daerah sepanjang 55 kilometer dan lebar 15 kilometer, berubah jadi danau sebesar 12.000 km². Evakuasi tidak berjalan karena kondisi cuaca buruk dan putusnya komunikasi dan jalur transportasi.


9. Gempa bumi Samudra Hindia - 2004, Samudra Hindia (meninggal: 230.000)

Gempa bumi Samudra Hindia tahun 2004, yang dikenal oleh masyarakat ilmiah sebagai gempa bumi Sumatera-Andaman, adalah gempa yang terjadi di 00:58:53 UTC (07:58:53 waktu lokal) 26 Desember 2004, dengan pusat gempa bumi di bagian pantai barat Sumatera, Indonesia. Gempa dipicu serangkaian tsunami di sepanjang pantai di perbatasan Samudera Hindia, menewaskan banyak orang dan menenggelamkan masyarakat pesisir. Besarnya gempa pada awalnya dicatat sebagai 9,0, namun telah meningkat menjadi 9,1 dan 9,3. Gempa ini adalah gempa kedua terbesar yang pernah tercatat pada seismograf. cukup besar yang menyebabkan seluruh dunia ikut bergetar sebanyak setengah inci, atau lebih dari satu sentimeter.


10. Gempa bumi Aleppo - 1138, Syria (meninggal: 230.000)

Aleppo terletak di sepanjang bagian utara Laut Mati, yang merupakan batas lempengan yang memisahkan lempeng Arab dari lempeng Afrika. Gempa bumi ini adalah pertama dari dua buah gempa bumi hebat di wilayah itu: Oktober 1138 hingga Juni 1139 dan yang lebih berat dari serangkaian September 1156 sampai Mei 1159. Kawasan yang paling menderita adalah Harim. Sumber menunjukkan bahwa kastil yang rubuh dan gereja telah hancur. Fort dari Atharib, kemudian diduduki oleh Muslim, telah hancur. Benteng yang juga runtuh, membunuh 600 dari penjaga istana, meskipun gubernur dan beberapa orang selamat, dan melarikan diri ke Mosul. Ini gambar sisa peradabannya.